Proses Di Belakang #jakartasepi2017

Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017
Pic by Tito Rikardo (@titorikardo)

Tahun ini tidak seperti #jakartasepi tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini Jakarta jauh dari kata sepi. Ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkan Jakarta lebih ramai dibandingkan Lebaran sebelumnya; pertama, karena waktu cuti bersama lebih panjang sehingga menyebabkan banyak orang mulai berangkat mudik justru setelah lebaran hari pertama dan kedua. Kedua, karena lebaran kali ini jatuh pada hari minggu, sehingga bertepatan juga dengan hari ibadahnya kaum Nasrani.

Sebenarnya kami sudah mengantisipasinya dengan memajukan waktu pemotretan lebih pagi. Mulai dari pukul 4 dini hari. Pemilihan lokasi kali ini juga bisa dibilang bukan tempat populer untuk mendapat sorotan media, karena kita mengambil lokasi di Kuningan. Alasan pertama agar sedikit berbeda dengan tahun lalu, dan alasan ke dua, karena lokasi di jalan-jalan Sudirman lagi jelek-jeleknya karena pembangunan jalan.

Toilet ini bukan ide awal dari #jakartasepi2017. Briefing ide creative untuk #jakartasepi2017 sudah dimulai dari satu bulan sebelumnya, namun dari beberapa ide yang direncanakan menemukan kesulitan untuk diwujudkan, mengingat sumber daya manusia dan properties yang terbatas di Hari Raya. Idenya toilet mulai fix kurang dari 48 jam menjelang hari H. Sebenarnya ide toilet ini sudah muncul dari tahun lalu, sewaktu saya melihat project-nya Benjamin Von Wong, dan akhirnya ini yang digunakan oleh tim IFGF Photography.

Toilet yang dipilih karena untuk beberapa orang (termasuk saya), toilet itu tempat paling nyaman sejagad. Orang betah duduk berlama-lama di sana. Jadi harapannya semoga jalanan di Jakarta bisa senyaman toilet di rumah ya 😁

Tantangan memotret #jakartasepi2017 kali ini karena waktunya dini hari, kami memerlukan bantuan lighting dalam pemotretan. Berbeda dengan #jakartasepi2016 di mana kita memotret snapshot, bahkan foto yang viral hanya mengandalkan kamera smartphone.

Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017--2

Susah sekali untuk mendapatkan jalanan yang benar-benar sepi di Lebaran kali ini. Mungkin juga karena lokasi pemotretannya adalah jalur orang-orang berangkat sholat di Sunda Kelapa. Bisa dilihat dari salah-satu foto yg disisipi pengendara motor yg ngotot lewat dan kepo (entah kepo sama korannya atau toiletnya). Namun justru ini menjadikan kita dapat moment foto yang unik dan lucu.

Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017--3
Pic by Tito Rikardo (@titorikardo)
Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017--4
Pic by Tito Rikardo (@titorikardo)

Tahun ini gak cuma saya seorang diri yang bertindak gokil, karena saya ditemani food blogger Andy (@andypauhandoko) dan istrinya, Muli (@mulliemarlina) dari myfunfoodiary.com (@myfunfoodiary). Ini pasangan benar-benar gokil dan seru abis.

Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017--5
Andy (@andypauhandoko) dan Muli (@mulliemarlina), pic byTito Rikardo (@titorikardo)

Tapi walaupun motretnya hanya sebentar, dan mulai gak relevan dengan nama project nya, yg penting tetap fun 😁

Seperti yg gw bilang tahun lalu, project ini bukan untuk bikin heboh jalanan di hari yang Fitri, atau (beberapa orang berpikir) mencari popularitas. Project ini sebagai ekspresi ‘balas dendam’ setelah 12 bulan lamanya didera macet dan membuang waktu produktifitas warga Jakarta. Tempat yang sama bisa bikin kita fun dan mungkin konyol. Dan jangan lupa, lakukan bersama teman-teman kamu.

Proses-Di-Belakang--jakartasepi2017--6
Dari kiri ke kanan, atas ke bawah: @johjuda, @titorikardo, @rittarajagukguk, @synthiatjipto, @mulliemarlina, @andypauhandoko, @vousdru, @cheevta, @timothysaxx

Joh Juda

Read more posts by this author.

Subscribe to

Get the latest posts delivered right to your inbox.

or subscribe via RSS with Feedly!